10 Cara untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Sadarilah bahwa kamu bisa memilih untuk menjadi bahagia

Masalah di kantormu, masalah di rumah, ataupun pekerjaan sekolah. Terkadang bisa membuatmu tidak bahagia. Walaupun kamu sudah mencoba sekuat tenaga, terkadang rasa sedih tetap saja menyelimutimu.

Rasanya sulit sekali untuk menjadi bahagia. Kamu merasa bahwa jika sesuatu terjadi, barulah kamu bisa bahagia. Di bawah ini ada 10 cara untuk mengingatkanmu bagaimana caranya agar kamu bisa hidup dengan lebih bahagia.


1. Jangan biarkan kebahagiaanmu tergantung pada hal-hal eksternal

Kebahagiaan yang sesungguhnya berada di dalam hatimu. Ini akan terlihat jelas ketika kamu mempunyai pikiran yang jernih. Namun terkadang pikiranmu terganggu dan kamu mulai mengejar hal-hal eksternal.

Kamu bisa hidup hanya dengan sedikit barang saja. Bukan berarti jika kamu memang menyukai hal-hal eksternal kamu salah. Namun sadarilah berapa banyak hal yang benar-benar kamu inginkan, dan mana yang kamu kejar hanya untuk sekadar pamer saja.


2. Identifikasi ketakutanmu

Ketakutan bisa mempunyai dampak besar ke kebahagiaan. Dengan mengidentifikasi ketakutanmu, kamu akan bisa tahu hal apa yang membuat hatimu tidak tenang.

Dengan pengetahuan yang baru akan ketakutanmu ini. Kamu bisa memulai menyingkirkan hal-hal itu, atau kamu bisa mulai meninggalkan hal-hal yang membuatmu takut.


3. Ketahuilah perbedaan antara kesadaran diri dan membenci diri

Ketika kamu mengkritik dirimu sendiri, kamu kira kamu sedang mengembangkan diri. Namun terkadang yang dibutuhkan dirimu adalah kebaikan, bukan kritikan.

Mempunyai kebaikan untuk dirimu sendiri bisa menjadi titik balik dalam menemukan kebahagiaanmu. Dengan mencoba tidak membenci dirimu sendiri. Kamu akan mulai melihat, hal-hal apa yang sudah kamu lakukan secara baik sejauh ini.


4. Kamu bisa memilih untuk menjadi bahagia

Memang terdengar aneh jika kamu baru mendengarnya untuk pertama kali. Namun memang itulah kenyataannya. Kamu bisa merasa puas dengan dirimu sendiri saat ini, dan mulai menyadari kebahagiaanmu.

Merasa cukup terkadang bisa sangat melegakan. Pikiranmu bisa kamu kendalikan sendiri. Kamu bisa memfokuskan pikiranmu ke hal-hal yang membuatmu bahagia saja.


5. Jangan membandingkan hidupmu dengan orang lain

Perbandingan adalah kematian. Ketika kamu sudah mulai membandingkan dirimu dengan orang lain, kamu akan mulai merasa tidak puas dengan dirimu sendiri.

Walupun kamu kesulitan untuk berhenti membandingkan dirimu sendiri dengan orang lain. Kali berikutnya kamu membandingkan dirimu, perhatikan juga berapa lama kah proses orang itu mendapatkan kesuksesannya. Mungkin saja sebenarnya kamu sebentar lagi akan mencapai pencapaian seperti orang itu. Kamu hanya perlu sedikit bersabar.


6. Identifikasi pikiran negatif

Tidak punya kepercayaan kepada diri sendiri, tidak pernah menghargai usaha yang sudah dilakukan, selalu berpikir tentang kemungkinan yang terburuk. Terkadang kebiasaan itu bisa mengambil kebahagiaanmu. Tidak ada salahnya kamu sekali-sekali melihat hal-hal yang baik dari hidupmu.

Berpikiran positif dan menjadi optimis bagi sebagian orang memang terasa menjijikan. Namun apa yang salah untuk mencobanya walau hanya sebentar. Mungkin saja kamu lebih berbahagia dengan pola pikir yang baru ini.


7. Jangan bergaul dengan orang-orang yang berpikiran negatif

Lingkaran orang-orang terdekatmu adalah hal yang vital untuk kebahagiaanmu. Seperti pepatah mengatakan:

“Jika kamu bergaul dengan penjual parfum, kamu akan ikutan menjadi wangi juga.”

Perhatikanlah teman-teman atau keluargamu yang terlihat bahagia dan mulai bergaul-lah lebih sering dengan mereka. Nanti lambat laun pikiranmu akan terbentuk seperti mereka.


8. Jangan hidup di masa lalu

Move on terkadang bisa menjadi momok menakutkan. Namun hal ini esensial untuk kebahagiaanmu. Kamu hanya perlu untuk melanjutkan hidupmu. Kamu tidak akan pernah benar-benar melupakan sesuatu hal atau seseorang, terutama orang-orang yang kamu sayang.

Walaupun demikian, kamu harus tetap melanjutkan hidupmu. Lepaskanlah ingatan-ingatan tentang momen canggungmu. Karena kemungkinan besar, orang-orang lain tidak akan mengingatnya. Mereka pun lebih sibuk mengurusi dirinya masing-masing.


9. Cari karir yang sesuai dengan keinginanmu

Mencari karir yang sesuai dengan passionmu bisa memakan waktu yang cukup lama. Dan jika kamu tidak terlalu bahagia dengan pekerjaanmu yang sekarang ini, tetaplah berusaha untuk mengambil hikmahnya. Mungkin saja nilai-nilai yang kamu pelajari di pekerjaanmu saat ini, bisa berguna untukmu suatu saat nanti.

Pekerjaanmu yang saat ini juga bisa kamu gunakan untuk mempelajari hal-hal apa yang tidak seharusnya kamu lakukan ketika nanti kamu sudah mempunyai pangkat yang lebih tinggi. Jadi, kamu pun akan bisa mulai membagikan kebahagiaanmu.


10. Luangkan waktu untuk bersyukur

Terkadang kamu terlalu larut di dalam pekerjaanmu yang monoton, dan kamu lupa untuk bersyukur. Kamu lupa bersyukur bahwa suatu saat di masa lalu, ini adalah sesuatu yang selalu ingin kamu alami. Mungkin ekspektasimu jauh dari kenyataan, tapi kamu tetap bisa memfokuskan pikiranmu ke hal- hal yang bisa kamu syukuri.

Meluangkan waktu untuk bersyukur juga bisa membuat pikiranmu menjadi lebih jernih. Kamu secara tidak langsung memfokuskan perhatianmu hanya ke hal-hal yang baik saja. Karena terkadang, itulah semua yang kamu butuhkan.


Menjadi bahagia bisa menjadi tantangan yang sulit. Kamu memang tidak seharusnya selalu merasa bahagia. Rasa sedih pun terkadang bisa berguna. Namun jika kamu merasa, bahwa kamu terus saja bersedih. Mungkin saja kamu harus melihat hidupmu dengan apa adanya, dan mulai merubahnya.

Inilah 10 cara agar hidupmu bisa lebih bahagia. Cobalah menerapkan beberapa cara di atas, ke dalam hidupmu. Jadilah sengaja untuk berbahagia. Tetaplah semangat, dan semoga kamu lebih bahagia ya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dingin (Cerpen)

Jari Terkadang lebih Jahat daripada Mulut (Prosa)

Kesepian (Prosa)